Dosen FK UMPR Menjadi Narasumber pada The 7th Palangka Raya Cardiovascular Update 2026

Palangka Raya – Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (FK UMPR), dr. Mirza Adhyatma, Sp.PD-KEMD, FINASIM, kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan ilmu kedokteran dengan menjadi narasumber pada kegiatan ilmiah tahunan The 7th Palangka Raya Cardiovascular Update (PaCU) 2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Kalimantan Tengah pada Sabtu, 13 Juni 2026, bertempat di M. Bahalap Hotel Palangka Raya. PaCU 2026 mengangkat tema “Integrative Cardiology: Navigating the Cardiometabolic Continuum in Daily Practice”, yang berfokus pada pendekatan terpadu dalam menangani berbagai permasalahan kardiovaskular dan kardiometabolik dalam praktik klinis sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, dr. Mirza Adhyatma menyampaikan materi berjudul “Hyperglycemia in Critically Ill Patient: How to Properly Manage the Patient?” Materi ini membahas pentingnya pengelolaan hiperglikemia pada pasien dengan kondisi kritis, termasuk proses pengenalan kondisi, pemantauan kadar glukosa darah, penentuan strategi terapi, serta pencegahan komplikasi selama pasien menjalani perawatan.

Hiperglikemia pada pasien kritis merupakan salah satu kondisi yang memerlukan perhatian khusus karena dapat terjadi pada pasien dengan riwayat diabetes maupun pada pasien tanpa diagnosis diabetes sebelumnya. Perubahan metabolik akibat stres berat, infeksi, tindakan medis, maupun kondisi penyakit yang kompleks dapat memengaruhi kadar glukosa darah pasien. Oleh karena itu, diperlukan penilaian klinis yang tepat dan pengelolaan yang terukur agar terapi yang diberikan tetap aman serta sesuai dengan kondisi pasien.

Melalui pemaparannya, dr. Mirza Adhyatma menekankan bahwa penanganan pasien kritis dengan hiperglikemia tidak hanya berorientasi pada penurunan kadar gula darah. Tenaga medis juga perlu mempertimbangkan kondisi klinis secara menyeluruh, kebutuhan nutrisi, penggunaan obat, risiko hipoglikemia, penyakit penyerta, serta perubahan kondisi pasien selama masa perawatan.

Topik tersebut memiliki keterkaitan erat dengan konsep cardiometabolic continuum, yaitu hubungan yang berkesinambungan antara gangguan metabolik, diabetes melitus, obesitas, hipertensi, dislipidemia, dan penyakit kardiovaskular. Pendekatan terpadu diperlukan karena berbagai faktor tersebut dapat saling memengaruhi dan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi pada pasien.

Kegiatan PaCU menjadi forum ilmiah yang mempertemukan para dokter, dokter spesialis, akademisi, serta tenaga kesehatan untuk memperoleh pembaruan keilmuan dan mendiskusikan berbagai kasus klinis. Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga berperan dalam memperkuat kolaborasi lintas disiplin, khususnya antara bidang penyakit dalam, endokrinologi, metabolik, dan kardiovaskular.

Kehadiran dr. Mirza Adhyatma sebagai narasumber menunjukkan kepercayaan organisasi profesi terhadap kompetensi dan pengalaman akademik dosen FK UMPR. Keterlibatan tersebut sekaligus menjadi wujud pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, terutama pada aspek pendidikan, pengembangan keilmuan, serta pengabdian profesi kepada masyarakat dan tenaga kesehatan.

Fakultas Kedokteran UMPR mengapresiasi partisipasi dr. Mirza Adhyatma dalam kegiatan ilmiah tersebut. Kontribusi dosen dalam forum keilmuan tingkat daerah maupun nasional diharapkan dapat memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta membawa perkembangan ilmu kedokteran terkini ke dalam proses pendidikan mahasiswa FK UMPR.

FK UMPR terus mendorong seluruh dosen untuk aktif berpartisipasi sebagai narasumber, fasilitator, peneliti, maupun peserta dalam berbagai kegiatan ilmiah. Melalui keterlibatan tersebut, fakultas berkomitmen menghasilkan proses pendidikan kedokteran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Translate »