Dosen FK UMPR Dipercaya Menjadi Fasilitator Pelatihan Pelayanan Terpadu Penyakit Tidak Menular bagi Tenaga Kesehatan

Palangka Raya – Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (FK UMPR), dr. Mirza Adhyatma, Sp.PD-KEMD, FINASIM, dipercaya menjadi fasilitator dalam kegiatan Pelatihan Pelayanan Terpadu Penyakit Tidak Menular di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Tahun 2026.

Penugasan tersebut diberikan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Kalimantan Tengah. Dalam organisasi tersebut, dr. Mirza Adhyatma juga tercatat sebagai Anggota Bidang Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) PAPDI Cabang Kalimantan Tengah.

Pelatihan diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan penyakit tidak menular secara terpadu, khususnya pada tingkat pelayanan kesehatan primer.

Pelaksanaan kegiatan terbagi dalam dua rangkaian. Rangkaian pertama dilaksanakan pada Senin–Sabtu, 6–11 Juli 2026, bertempat di Aquarius Boutique Hotel, Jalan Imam Bonjol, Palangka Raya. Rangkaian kedua dilaksanakan pada Senin–Sabtu, 13–18 Juli 2026, bertempat di Hotel Neo Palma, Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya.

Dalam kegiatan tersebut, dr. Mirza Adhyatma berperan dalam menyampaikan materi, memfasilitasi diskusi, serta memberikan pendampingan kepada peserta terkait pelayanan terpadu penyakit tidak menular. Salah satu materi yang disampaikan adalah mengenai patomekanisme diabetes, yang membahas proses terjadinya penyakit, faktor risiko, perjalanan penyakit, hingga pentingnya deteksi dan penatalaksanaan sejak dini.

Materi tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai diabetes melitus sebagai salah satu penyakit tidak menular yang memerlukan pelayanan berkesinambungan. Pelayanan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mencakup promosi kesehatan, pencegahan faktor risiko, skrining, penegakan diagnosis, pengendalian komplikasi, edukasi pasien, serta pemantauan secara berkala di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Melalui sesi pemaparan dan diskusi, peserta diarahkan untuk memahami pentingnya pelayanan yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Tenaga kesehatan di FKTP memiliki peran strategis karena menjadi lini pertama dalam menemukan faktor risiko, melakukan pemeriksaan awal, memberikan edukasi, dan mengarahkan pasien untuk mendapatkan pelayanan lanjutan apabila diperlukan.

Pelatihan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Katingan. Selama kegiatan, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran, diskusi kelompok, penyampaian pengalaman pelayanan di lapangan, serta pembahasan berbagai permasalahan yang dijumpai dalam penanganan penyakit tidak menular.

Penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, stroke, dan penyakit kronis lainnya, memerlukan penanganan jangka panjang dan koordinasi yang baik antarpetugas kesehatan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat mutu pelayanan kepada masyarakat.

Keterlibatan dr. Mirza Adhyatma sebagai fasilitator menunjukkan kontribusi aktif dosen FK UMPR dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan di Kalimantan Tengah. Peran dosen tidak hanya dilaksanakan melalui kegiatan pendidikan dan pembelajaran di kampus, tetapi juga melalui pengabdian profesional, pengembangan keilmuan, dan keterlibatan langsung dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Fakultas Kedokteran UMPR menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada dr. Mirza Adhyatma untuk berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Partisipasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan dan kolaborasi antara institusi pendidikan kedokteran, organisasi profesi, pemerintah daerah, dinas kesehatan, serta fasilitas pelayanan kesehatan.

Ke depan, FK UMPR akan terus mendorong para dosen untuk terlibat dalam berbagai kegiatan ilmiah, pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kapasitas tenaga kesehatan. Keterlibatan tersebut merupakan bagian dari komitmen FK UMPR dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah.

Translate »