Post Views: 19

17
Jul
Palangka Raya – Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (FK UMPR), dr. Mirza Adhyatma, Sp.PD-KEMD, FINASIM, berpartisipasi sebagai peserta dalam kegiatan ilmiah internasional Novo Nordisk Southeast Asia Obesity Summit 2026 yang dilaksanakan di The Peninsula Manila, Filipina, pada Sabtu–Minggu, 4–5 Juli 2026.
Dalam dokumen penyelenggaraan, kegiatan ini juga tercantum dengan nama BASEA Obesity Summit 2.0 dan diselenggarakan oleh Novo Nordisk BASEA Region. dr. Mirza Adhyatma mengikuti kegiatan tersebut sebagai delegasi tenaga kesehatan profesional yang memiliki minat, keahlian, dan pengalaman dalam bidang obesitas serta gangguan endokrin dan metabolik.
Pertemuan ilmiah ini menghadirkan para tenaga kesehatan dan praktisi medis dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperoleh pembaruan ilmu pengetahuan, bertukar pengalaman klinis, dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi obesitas sebagai salah satu permasalahan kesehatan yang terus berkembang di berbagai negara.
Obesitas bukan hanya berkaitan dengan peningkatan berat badan, tetapi merupakan kondisi kronis dan kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari genetik, metabolik, lingkungan, pola makan, aktivitas fisik, kondisi psikologis, hingga faktor sosial. Obesitas juga memiliki hubungan erat dengan berbagai penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus tipe 2, hipertensi, dislipidemia, penyakit jantung dan pembuluh darah, gangguan pernapasan, serta sejumlah komplikasi kesehatan lainnya.
Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pembaruan mengenai pendekatan penanganan obesitas secara komprehensif dan berkelanjutan. Pembahasan tidak hanya berfokus pada penurunan berat badan, tetapi juga mencakup proses identifikasi faktor risiko, penilaian kondisi pasien, pencegahan komplikasi, perubahan gaya hidup, terapi medis, serta pentingnya pendampingan jangka panjang.
Kegiatan ini juga menekankan bahwa penanganan obesitas membutuhkan pendekatan yang berpusat pada pasien. Setiap pasien memiliki kondisi, kebutuhan, hambatan, dan tujuan terapi yang berbeda. Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu memberikan pelayanan yang individual, empatik, tidak menghakimi, serta didasarkan pada bukti ilmiah terkini.
Sebagai dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin, metabolik, dan diabetes, keterlibatan dr. Mirza Adhyatma dalam kegiatan ini memiliki relevansi yang kuat dengan bidang keilmuan dan pelayanan yang dijalankan. Pengetahuan yang diperoleh dari pertemuan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan pelayanan pasien dengan obesitas dan gangguan metabolik, sekaligus memperkaya proses pendidikan dan pembelajaran bagi mahasiswa FK UMPR.
Partisipasi dalam forum internasional juga memberikan kesempatan untuk mengetahui perkembangan ilmu dan praktik penanganan obesitas di negara-negara lain. Melalui pertukaran pengalaman tersebut, peserta dapat mempelajari berbagai tantangan, pendekatan klinis, dan strategi edukasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah.
Dalam surat permohonan keikutsertaan, dr. Mirza Adhyatma dinilai memenuhi kriteria sebagai peserta karena memiliki keseminatan dan pengalaman yang relevan dalam bidang obesitas serta dinilai mampu membagikan hasil pembelajaran kepada komunitas yang lebih luas demi mendukung peningkatan pelayanan dan manfaat bagi pasien.
Keikutsertaan dosen FK UMPR dalam Novo Nordisk Southeast Asia Obesity Summit 2026 merupakan salah satu bentuk komitmen fakultas dalam mendukung pengembangan kompetensi dosen dan keterlibatan aktif dalam forum ilmiah internasional. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya untuk memastikan bahwa pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat.
Fakultas Kedokteran UMPR menyampaikan apresiasi atas partisipasi dr. Mirza Adhyatma dalam kegiatan tersebut. Pengalaman dan wawasan yang diperoleh diharapkan dapat disebarluaskan melalui kegiatan akademik, diskusi ilmiah, serta pengembangan pelayanan kesehatan, khususnya dalam bidang pencegahan dan penatalaksanaan obesitas serta penyakit metabolik.
FK UMPR akan terus mendorong para dosen untuk berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring profesional, meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan serta pelayanan kesehatan masyarakat.